Bhagavat Gita Bab XI

Bab XI
Penjelmaan Sang Krishna

Berkatalah Arjuna:

11.1
Arjuna uvāca
mad-anugrahāya paramaḿ
guhyam adhyātma-saḿjñitam
yat tvayoktaḿ vacas tena
moho ‘yaḿ vigato mama

Dengan kasih-sayangMu Dikau telah menyibakkan rahasia Nan agung mengenai Jati Diri (Sang Atman), dan sabda-sabdaMu telah menghapus kebodohanku.

Penjelasan: Sang Arjuna rupanya telah mulai sadar, dan pupus atau hapus sudahlah kebodohannya yang berbentuk moha (keterikatan, pada sanak-keluarga). Sabda sabda Sang Krishna bahwa Ia lah Yang Sang Brahman, Sang Atman Yang Hadir dalam setiap unsur dan mahluk dan selalu bersifat abadi, membuat Sang Arjuna dipenuhi oleh rasa aman, damai, tentram dan sentosa. Sadarlah IA dari kegelapan yang selama ini menyelimutinya, dan tak ragu-ragu lagi IA menghadap perang Baratayudha yang ada dihadapannya. Bukankah sebenarnya setiap saat, setiap hari adalah perang besar antara kita manusia dengan lingkungan disekitar kita, dengan hati-nurani kita, dengan keserakahan kita dan orang lain dalam berbagai bentuk seperti moha, loba, ahankara dan sebagainya.

11.2
bhavāpyayāu hi bhūtānāḿ
śrutau vistaraśo mayā
tvattaḥ kamala-patrākṣa

māhātmyam api cāvyayām

Aku telah mendengar dariMu secara penuh, oh Krishna, tentang kelahiran dan kematian yang ada, dan juga tentang keagunganMu yang tak terbinasakan.

11.3
evam etad yathāttha tvām
ātmānaḿ parameśvara
draṣṭum icchāmi te rūpam
aiśvaraḿ puruṣottama

Dikau adalah, oh Tuhan, Yang Maha Kuasa, seperti yang Dikau atakana tentang DiriMu. Tetapi aku berhasrat melihat bentukMu yang agung dan suci, oh Purushottama (manusia yang terutama).

11.4

manyase yadi tac chakyaḿ

mayā draṣṭum iti prabho

yogeśvara tato me tvaḿ

darśayātmānam avyayām

Seandainya Dikau menghendaki, oh Tuhan, bahwa olehku dapat terlihat